tanpa limbah

Sistem Tanpa Limbah Menciptakan Lebih Banyak Lapangan Pekerjaan

By administrator | Work | No Comments

Adakah kesempatan untuk menciptakan jutaan lapangan kerja sekaligus mengakhiri polusi sampah dengan sistem tanpa limbah/zerowaste?

Jawabannya YA!

Sistem tanpa limbah, atau sistem nol sampah (zerowaste) lebih membutuhkan banyak tenaga kerja.

Bila dibandingkan dengan sistem pakai buang yang selama ini kita terapkan.

Ketika pandemi COVID-19 masih merajalela hingga tahun 2021, pemerintah di seluruh dunia terus berusaha mengembalikan ekonomi mereka ke jalurnya. Sekolah telah ditutup, pekerja telah diberhentikan, pertemuan langsung telah dibatasi. Sementara itu, orang terus menghirup polusi udara dari insinerator sampah. Gas rumah kaca terus menumpuk di atmosfer. Dan jutaan ton sampah padat telah menumpuk di TPA, tempat pembuangan terbuka, jalan-jalan, dan saluran air di seluruh dunia. Singkatnya, pandemi hanya menambah tumpukan tantangan menakutkan yang dihadapi oleh masyarakat di seluruh planet ini.

Untungnya, GAIA menerbitkan Zero Waste and Economic Recovery: The Job Creation Potential of Zero Waste Solutions. Bagian pertama dari serangkaian publikasi dalam kampanye #BeyondRecovery. Hal ini menunjukkan bagaimana strategi tanpa limbah dapat membantu pemulihan ekonomi sambil membantu mencapai sosial, lingkungan dan tujuan pengelolaan sampah.

Bila dengan sistem pakai buang seperti biasa, negara hanya memerlukan pengepul dan pengurus TPA (tidak termasuk pemulung atau tukang rombeng). Sedangkan jika negara memberlakukan sistem tanpa limbah atau zerowaste, akan lebih banyak tenaga yang dibutuhkan untuk memproses sampah. Apa saja itu? Yuk kita jabarkan satu persatu.

Tukang Reparasi

Saat ini kelihatannya banyak ya orang yang bergerak di bidang reparasi, tapi apakah pendapatan mereka banyak? Belum tentu, penjahit atau permak baju misalnya. Orang lebih sering membeli baju baru ketimbang memperbaiki, apalagi dengan tren belanja online seperti sekarang. Jika ternyata baju pesannan Anda datang kebesaran, apakah Anda lebih memilih untuk berkeliling mencari penjahit? Atau menyimpannya dan membeli baru?

Itu baru seorang penjahit, bagaimana dengan tukang reparasi lain? Sadarkah Anda bahwa setiap barang elektronik yang ada dirumah Anda sebenarnya dapat diperbaiki sebelum langsung dijual? Baru-baru ini Apple, perusahaan teknologi pengembang Iphone, Macbook, dll. Telah menutup pihak ketiga yang dapat memperbaiki smartphone Anda. Hal ini ditentang keras oleh pegiat lingkungan dan para konsumer, karena biaya reparasi dari Iphone harganya setara dengan Iphone baru. Belum lagi keputusan Apple yang meniadakan charger dalam kotak pembelian smartphone mereka dengan alasan lebih ‘ramah lingkungan’.

Perngusaha Daur Ulang dan Manufaktur

Banyaknya barang yang dibuang. Berarti banyak pengusaha yang akan memanfaatkan ‘sampah’ tersebut agar dapat digunakan kembali sekaligus mendukung sistem tanpa limbah.

Apalagi dengan adanya COVID, sampah semakin merajalela, sampah plastik terutama. Sementara data untuk ketersediaan untuk usaha daur ulang, pembuatan ulang, menunjukkan masih minimnya minat untuk membuka usaha di ranah tersebut. Padahal, sistem tanpa limbah menciptakan pekerjaan yang lebih baik daripada yang ada sekarang. Menghasilkan peluang bagi pekerja untuk menerapkan keterampilan di luar pekerjaan manual dasar. Memberikan upah yang lebih tinggi, menawarkan posisi yang lebih permanen, dan meningkatkan kualitas hidup.

Kita tidak bisa kembali ke dunia di mana barang yang habis pakai langsung dibuang. Masyarakat harus dididik untuk menggunakan kembali, mendaur ualng atau mencari barang yang tahan lama. Hal ini supaya masa pemakaian barang lebih lama, dan otomatis menggerakkan sistem tanpa limbah. Cara baru ini dapat diterapkan di masa depan. Pertama kita harus mengatasi beberapa rintangan lingkungan ini. Menciptakan jutaan pekerjaan yang baik, terutama bagi mereka yang paling terpengaruh oleh sistem pakai buang, warga miskin.

Mengompos

Dengan mengompos, sampah-sampah yang cepat membusuk dapat digunakan kembali menjadi pupuk. Selain itu, sampah organik juga berbahaya jika dibuang sembarangan karena menghasilkan gas metan. Dengan mengompos, kita tidak hanya memberi lahan terbaik, tapi juga mencegak kebakaran atau ledakan gas metana.

Bagaimana dengan limbah non organik seperti plastik?

Sekarang ini sudah ada teknologi biodegradable plastic yang mempu mebuat segala jenis plastik ratusan kali lipat lebih cepat hilang dari alam.

BioPigmenia salah satunya.

Biopigmenia memungkinkan mikroba di lingkungan kompos maupun lingkungan TPA untuk menguraikan plastik dari dalam, tidak hanya di permukaan. Ini yang memungkinkan bakteri dan jamur untuk membuat gua besar di pori-pori plastik. Meningkatkan area yang dapat terurai, bukan hanya permukaannya saja yang terurai.

Teknologi Biopigmenia bekerja lebih cepat daripada teknologi lainnya. Biopigmenia juga dapat mengontrol waktu yang dibutuhkan bakteri dan jamur dalam mengkonsumsi plastik. Aditif biodegradable Biopigmenia juga menjadi yang terbaik karena harga dan karena teknologi untuk peningkatan biodegradasi plastik. Cari lebih dalam mengenai penggunaan BioPigmenia disini.

Mengusung Era Tanpa Limbah

tanpa limbah

Rata-rata angka penciptaan lapangan kerja untuk setiap metode pengelolaan sampah per sepuluh ribu ton sampah yang diproses per tahun.
Strategi zero waste dapat menambah banyak pekerjaan lokal. Prakiraan jumlah pekerjaan baru yang dapat diciptakan dengan mengalihkan 80% sampah. Seperti mendaur ulang dan membuat kompos, bahkan tidak menghitung pekerjaan dari sistem tanpa sampah lain. Akan mendapatkan nominal sebagai berikut.

Kota Ho Chi Minh, Vietnam akan menciptakan 18.818 pekerjaan. Dar Es Salaam, Tanzania akan menciptakan 18.133 pekerjaan, dan Sao Paulo akan menciptakan 36.701 pekerjaan.

Zero Waste and Economic Recovery: The Job Creation Potential of Zero Waste Solutions hanyalah publikasi pertama dalam seri Beyond Recovery. Selanjutnya mereka ingin menunjukkan bagaimana strategi tanpa limbah tidak hanya dapat menciptakan lapangan kerja. Tetapi juga menghemat uang kota dan meningkatkan kondisi ekonomi untuk yang terburuk -kematian. Secara keseluruhan, berbagai manfaat dari dampak lingkungan terkait zerowaste atau sistem tanpa limbah. Semakin menunjukkan kabar baik bagi pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan warga miskin dan mengatasi dampak pandemi selanjutnya.

Disadur dari zerowasteworld.org

Leave a Comment
Open chat