menelan plastik

Apa Yang Terjadi Jika Kita Tidak Sengaja Menelan Plastik?

By administrator | Modern | No Comments

Ternyata menelan plastik adalah sesuatu yang umum terjadi. Saat membuka bungkus makanan sepotong kecil plastik menempel pada camilan. Atau ketika menyesap air dari botol plastik yang dibiarkan di bawah sinar matahari. Terkadang, kita bahkan mungkin tidak menyadari ketika sedikit plastik masuk ke dalam makanan, terutama makanan cepat saji dan gaya hidup yang sibuk saat ini. Di perkotaan India, di mana penggunaan plastik ada di mana-mana, menelan plastik secara tidak sengaja dapat terjadi pada siapa saja. Tetapi apa yang sebenarnya terjadi jika kita secara tidak sengaja memakan plastik? Haruskah kita khawatir, dan apa yang harus dilakukan selanjutnya?

Plastik sebenarnya adalah komponen penting. Karen itu dia ada di sekitar kita, Sebagai casing hp, wadah makanan, hingga mesin dalam industri. Tapi, plastik yang tidak diolah dengan baik dapat membahayakan. Sepotong kecil plastik dari kemasan berakhir di makanan, sumber air minum dan udara. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa mereka telah memakan plastik sampai mereka merasa tidak enak badan atau merasa ada sesuatu yang aneh.

Masalah Baru Dalam Dunia Kesehatan

Dr. Rohan Yewale, Konsultan Gastroenterologi & Hepatologi di Rumah Sakit Apollo, Navi Mumbai, menjelaskan. “Menelan plastik secara tidak sengaja merupakan masalah yang semakin meningkat dalam gastroenterologi klinis, terutama di perkotaan India di mana polusi plastik beririsan dengan kebiasaan diet modern. Pasien sering datang kepada kami dengan gejala perut yang samar, tanpa mengetahui bahwa fragmen plastik telah masuk ke sistem pencernaan mereka.”

Setelah masuk ke dalam tubuh, plastik bertindak sebagai benda asing. Dr. Yewale mengatakan, “Tergantung pada ukuran dan jenisnya, partikel tersebut dapat melewati lambung tanpa menyebabkan iritasi, penyumbatan, atau bahkan perforasi. Mikroplastik lebih berbahaya karena tidak terlihat dan dapat lolos dari asam lambung, mencapai usus. Di sana, mikroplastik dapat mengganggu lapisan usus, mengganggu penyerapan nutrisi, dan mengganggu mikrobioma.”

Risiko jangka panjangnya serius. Peradangan kronis melemahkan kekebalan tubuh, dan paparan rutin dapat meningkatkan kemungkinan sindrom iritasi usus besar. Dr. Yewale memperingatkan, “Zat plastik seperti ftalat dan bisfenol A dapat meresap ke dalam makanan dan bertindak sebagai pengganggu hormon. Hal ini dapat memengaruhi kesuburan, fungsi tiroid, dan sensitivitas insulin. Anak-anak dan wanita hamil sangat berisiko.”

Lalu Apa Tindakan Kita Saat Menelan Plastik?

Jangan khawatir jika tubuh menelan serpihan kecil plastik. Umumnya plastik kecil akan melewati sistem pencernaan tanpa membahayakan. Terus pantau gejala seperti sakit perut, muntah, atau perubahan kebiasaan buang air besar. Jika ini terjadi, kunjungi dokter.
Jangan makan dari kemasan yang rusak, dan jangan pernah memanaskan makanan dalam wadah plastik di dalam microwave.

Menelan plastik secara tidak sengaja memang umum daripada yang kita bayangkan. Namun sebagian besar fragmen kecil akan melewati sistem pencernaan tanpa masalah. Paparan yang terlalu sering atau menelan fragmen besar dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Yang terpenting, berhati-hatilah saat menyimpan, menghangatkan, dan mengonsumsi makanan untuk membatasi paparan.

Carilah plastik yang tidak gampang terburai menjadi mikroplastik sehingga dapat digunakan berkali-kali. Tambah aditif plastik yang dapat membuat plastik mejadi terurai secara cepat dan alami jika diperlukan. Karena proses penguraian plastik yang cepat dapat membantu mengurangi polusi plastik.

disadur dari onlymyhealth.com

Leave a Comment