sampah plastik indonesia

Indonesia Penyumbang Sampah Plastik Terbesar Kedua

By administrator | Berita Nusantara | No Comments

Masalah Sampah Plastik di Indonesia

Ingatkan kalian tanggal 2 Januari 2021 kemarin pantai Kuta dan Legian di pulau Bali dikirimi sampah plastik yang tersebar di sepanjang bibir pantai? Apakah kiriman sampah-sampah ini akibat pesta tahun baru, ataukan efek air pasang? Tidak ada yang berkomentar lebih lanjut, namun yakinlah bahwa keduanya pasti memberikan efek yang sama, polusi sampah plastik di pantai Indonesia.

sampah plastik indonesia
sampah plastik kuta – bali – indonesia

Dibutuhkan 3 alat berat, personil TNI, Polri, anggota pramuka, hingga pegawai hotel dan masyarakat yang bekerja sama untuk membersihkan lautan sampah tersebut selama kurang lebih 2 hari.

Masalah sampah plastik sudah menjadi isu serius di Indonesia. Pada tahun 2019 marak penolakan sampah kiriman dari negara-negara Eropa dan Amerika, bagaimana tidak, sampah negri sendiri saja sudah ter-ekspor dengan sendirinya ke laut mancanegara, apalagi jika harus mendaur ulang sampah orang lain.

Ancaman Mikroplastik Yang Tidak Kasat Mata

Pada April tahun 2020, pemerintah Indonesia memang mengeluarkan rencana mengurangi sampah plastik sebesar 70 persen pada 2025 mendatang, namun faktanya, baru memasuki tahun 2021 dan sampah plastik sudah disumbang sebanyak 30 ton dalam sehari, itu baru di pantai Kuta saja.

Itulah mengapa negara kita disebut sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Karena setiap tahunnya, Indonesia membuang sampah plastik sebanyak 3,21 juta metrik ton!

Kita sebagai warga yang tinggal didalamnya harus turut andil dalam persoalan lingkungan ini jika tidak mau bencana lebih ekstrim menghadang. Tidak capek kah bila tiap tahun kita terus-menerus harus dihadapkan dengan banjir?

Ya, banjir merupakan salah satu masalah yang timbul akibat pengelolaan sampah yang tidark teratur. Akibat curah hujan, muka air laut jadi tinggi saat pasang. Sungai-sungai akan mengalami penyempitan karena terdesak tersumbat oleh sampah. Ini yang kemudian menyebabkan tidak lancarnya laju air daratan kembali ke laut.

Di sisi lain, kesadaran masyarakat terhadap masalah lingkungan juga sangat kurang. Masih sering kita menjumpai orang yang membuang sampah sembarangan, menggunakan kantong kresek sekali pakai saat belanja, maupun sedotan plastik.

Mengubah Plastik Menjadi Cepat Membusuk

Mari ubah perilaku dan buka pemikiran kita lebih luas. Ganti barang-barang dirumah Anda dengan yang lebih ramah lingkungan, tinggalkan kresek sekali pakai, bawa tumbler atau kotak makan sendiri saat berpergian, dan daur ulang sampah plastik Anda.

Memerangi sampah plastik di Indonesia juga harus diimbangi dengan para produsen plastik. Selain perlu mengelola limbah mereka dengan bijak, pemilihan biji plastik yang ramah lingkungan tentu menjadi yang nomor satu. Karena bahan plastik yang tidak cepat terurai itulah yang menyebabkan penumpukan sampah.

BioPigmenia memiliki teknologi berkelanjutan yang mampu membuat segala jenis plastik Anda 100 kali lebih cepat terurai. Selain itu, aditif kami juga dapat menyederhanakan proses pen-daur ulang-an sampah plastik.

ekonomi sirkular biopigmenia
Leave a Comment
Open chat